• JOIN WITH US !!!
Pengumuman

BAAK

Biro Administrasi Akademik dan Kemahasiswaan (BAAK) merupakan unsur pelaksana administrasi kampus yang menyelenggarakan pelayanan administrasi akademik dan kemahasiswaan.

Profile Akademik


Tenaga Kependidikan

Tenaga Kependidikan terdiri atas dosen dan tenaga penunjang akademik biasa. Dosen terdiri dari Dosen Tetap, Dosen Luar Biasa dan Dosen Tamu.
Dosen berkewajiban untuk :

  1. Menyelenggarakan kegiatan proses belajar mengajar, melatih, meneliti dan mengembangkan dalam bidang pendidikan maksimal 16 (enam belas) kali pertemuan per semester (termasuk UTS dan UAS).
  2. Jika yang bersangkutan berhalangan hadir pada saat perkuliahan, berkewajiban menyampaikan berita halangan dan materi perkuliahannya untuk disampaikan oleh dosen piket.
  3. Jika dalam semester yang bersangkutan belum mencapai kehadiran 14 (empat belas) kali pertemuan, agar dapat menambah perkuliahannya.
  4. Menyerahkan Satuan Acara Perkuliahan (SAP) pada masing-masing jurusan.
  5. Menyerahkan soal UTS maupun UAS pada waktu yang telah ditetapkan sesuai Kalender Akademik STIE IGI Jakarta
  6. Melaksanakan Ujian Tengah Semester dan Ujian Akhir Semester sesuai Kalender Akademik STIE IGI Jakarta
  7. Menyerahkan Daftar Absensi Mahasiswa dan Nilai Akhir pada akhir semester, sesuai Kalender Akademik.

Dosen Wali dan Perwakilan

Perwalian adalah kegiatan konsultasi antara Dosen Wali dengan Mahasiswa yang dilaksanakan di Kampus STIE IGI Jakarta
Dosen Wali adalah dosen pembimbing akademik dari suatu jurusan yang bertugas untuk:

  1. Memeriksa kelengkapan syarat-syarat administratif dan keuangan yang harus dipenuhi oleh mahasiswa yang dibimbingnya agar dapat dengan lancar mengikuti program pendidikan dalam semester yang sedang berlangsung.
  2. Mengarahkan mahasiswa dalam mengisi program studinya, antara lain dalam mengisi Formulir Rencana Studi (FRS) atau Formulir Perubahan Rencana Studi atau memberikan pertimbangan mengenai mata kuliah apa saja yang seyogyanya diambil untuk semester yang sedang berjalan.
  3. Memberikan pertimbangan kepada mahasiswa mengenai berapa banyak SKS yang seharusnya diambil mahasiswa dengan memperhatikan IP dan IPK yang telah dicapai.
  4. Mengikuti perkembangan studi setiap mahasiswa bimbingannya sehingga dapat diantisipasi sedini mungkin maslah dalam studi mereka.
  5. Memberikan konsultasi kepada mahasiswa bimbingannya yang menghadapi kesulitan dalam menyelesaikan studinya dan kalau memerlukan bimbingan dan konseling.

Persyaratan Jumlah SKS yang Dapat Diambil:

Indeks PrestasiJumlah SKS yang dapat diambil
≥3,0019 – 24
<3,00Sesuai Paket atau Maksimum 19

Info Biaya Kuliah


Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi International Golden Institute sebagai Institusi (PTS) yg telah diakreditasi, di samping milik masyarakat yang mengutamakan kualitas pendidikan tingginya, demikian juga mempunyai Komitmen Sosial & Pendidikan, khususnya memberikan bantuan kepada masyarakat dlm rangka membayar uang kuliahnya.

Salah satu cara STIE IGI Jakarta menolongnya dengan memberi fasilitas angsuran uang kuliah tanpa bunga. Dgn cara demikian, maka uang kuliahnya bisa dibayar beberapa kali sesuai dengan kekuatan calon mahasiswa.

Di samping itu juga memberi beasiswa kepada yg sungguh2 tidak sanggup dlm anggaran (keuangan).

STIE IGI Jakarta membuat uang kuliahnya hanya terdiri dari 2 komponen, yaitu :

Sumbangan Pengembangan (SPb) atau Uang Pangkal

Sumbangan Pengembangan ini dapat diangsur sesuai masa studinya, yaitu dapat diangsur sampai :
» 46 kali untuk lulusan SMA, SMK, D1, sederajat melanjutkan ke Program S1 P2K dan Reguler
» 18 kali untuk lulusan D3/sederajat melanjutkan ke Program S1
» 24 kali untuk lulusan S1 melanjutkan ke S2
Dengan
» pembayaran minimal pertama = Rp 100.000 untuk melanjutkan ke S1
Dan sisanya dijadwalkan sendiri sesuai tabel angsuran di bawah ini.

Namun demikian, khusus bagi yang benar-benar kesulitan dalam hal finansial, dapat membuat tabel angsurannya sendiri sesuai dengan kemampuan finansialnya, atau meminta beasiswa (keringanan biaya).

Sumbangan Pendidikan Persemester (SPP)

Dalam SPP ini sudah termasuk BPP Pokok, uang SKS, uang ujian, dan uang praktikum setiap semesternya. Berapapun jumlah SKS yang diambil dalam suatu semester, SPP nya tidak berubah.
SPP ini setiap semesternya dapat diangsur beberapa kali, yaitu maksimal diangsur 6 kali (1 semester = 6 bulan) dengan
» pembayaran minimal pertama = Rp 400.000 untuk melanjutkan ke Program S1 P2K dan Reguler
» pembayaran minimal pertama = Rp 500.000 untuk melanjutkan ke S2.
Dan sisanya dijadwalkan sendiri sesuai tabel angsuran di bawah ini.

Namun demikian, khusus bagi yang benar-benar kesulitan dalam hal finansial, dapat membuat tabel angsurannya sendiri sesuai dengan kemampuan finansialnya, atau meminta beasiswa (keringanan biaya).

Total Pembayaran Pertama


Total Pembayaran Pertama = SPb ke 1 + SPP ke 1 + Jaket Almamater dan sebagainya :
» Rp (100.000 + 400.000 ) = Rp 500.000 untuk melanjutkan ke Program S1 P2K dan Reguler.
» Rp (100.000 + 500.000) = Rp 600.000 untuk melanjutkan ke S2.


Evaluasi Hasil Studi


Prestasi Akademik

Penilaian Prestasi Akademik seorang mahasiswa dilakukan terhadap penguasaan materi baik yang sifatnya KognitifPsikomotorik maupun Afektif. Prestasi Akademik seorang mahasiswa ditentukan berdasarkan hasil penilaian pada :

  1. Quiz (Test Kecil Harian).
  2. Tugas (Pekerjaan Rumah, Pembuatan Makalah, Laporan Hasil Praktikum).
  3. Ujian Tengah Semester (UTS).
  4. Ujian Akhir Semester (UAS).

Nilai Akhir (NA)

Nilai Akhir mahasiswa di umumkan seminggu atau dua minggu setelah Ujian Akhir Semester. Nilai Akhir (NA) dihitung berdasarkan rumusan berikut :

NA = 5% Kehadiran + 20% Tugas + 25% UTS + 50% UAS

Nilai Akhir (NA) dari setiap mata kuliah yang diberikan dinyatakan dengan angka yang kemudian dikonversikan ke huruf, dengan ketentuan sebagai berikut :

NILAIINDEKSPREDIKAT
80 ≤ NA ≤ 100ALULUS, Sangat Baik
68 ≤ NA ≤ 79BLULUS, Baik
56 ≤ NA ≤ 67CLULUS, Cukup
45 ≤ NA ≤ 55DLULUS, Kurang
0 ≤ NA ≤ 44E
TIDAK LULUS

Nilai E diberikan pada mahasiswa yang belum mengumpulkan semua tugas, atau ada nilai yang belum lengkap atas ijin dan sepengetahuan dosen yang bersangkutan. Setiap mahasiswa wajib melihat pengumuman hasil Ujian Akhir untuk mengetahui apakah mahasiswa tersebut Lulus atau Tidak Lulus untuk mata kuliah yang bersangkutan. Bagi yang Tidak Lulus dapat langsung mengikuti Ujian Reevaluasi, jika memungkinkan.

Indeks Prestasi (IP)

Indeks Prestasi Kumulatif (IPK)

Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) merupakan angka yang menunjukkan Prestasi atau Kemajuan Belajar mahasiswa secara kumulatif mulai dari semester pertama sampai dengan semester paling akhir yang ditempuh. IPK digunakan sebagai kriteria dalam pemberian Sanksi Akademik dan evaluasi studi pada akhir program.

Seorang mahasiswa dinyatakan lulus dari Program Strata-I, Pascasarjana apabila telah memiliki IPK>2.00 tanpa Nilai E.IPK = Σ (Bobot x SKS) seluruh semester / Σ SKS seluruh semester

Batas Waktu Studi

  1. Batas waktu studi untuk Program Strata-I paling lama 14 Semester terhitung sejak terdaftar sebagai mahasiswa Semester I di STIE IGI Jakarta.
  2. Batas waktu studi untuk Program Pascasarjana paling lama 10 Semester terhitung sejak terdaftar sebagai mahasiswa Semester I di STIE IGI Jakarta.

Peraturan Akademik


  1. Mahasiswa berhak mengikuti ujian apabila:
    1. Absensi kehadiran adalah 80%
    2. Melunasi pembayaran
    3. Membawa kartu ujian
    4. Mengikuti tata tertib ujian.
  2. Syarat Wisuda:
    1. Harus Lulus semua mata kuliah dari program studi masing-masing.
    2.  Mengikuti Seminar Proposal
    3. Mengikuti Minimal 3 Kali Seminar Dari Kampus dan Memiliki Sertifikat Seminar (LKMM) Diwajibkan.

Kegiatan Akademik


Kegiatan Akademik di STIE IGI Jakarta, meliputi:

  • Satuan Kredit Semester (SKS)
  • Beban Studi
  • Kehadiran
  • UTS/UAS
  • Kerja Praktik
  • Skripsi dan Thesis

Layanan Akademik


Pindah Jurusan

Pindah jurusan adalah pengalihan dari program studi semula ke program studi baru yang terdapat di STIE IGI Jakarta.

Ketentuan Pindah Jurusan:

  1. Telah menempuh studi sekurang-kurangnya 1 (satu) semester atau sebanyak-banyaknya 2 (dua) semester.
  2. Nilai yang pernah diperoleh diperhitungkan pada Jurusan baru apabila ada kesetaraan mata kuliah.
  3. Permohonan Pindah jurusan atau program studi dilakukan di Awal semester, bertepatan dengan saat Registrasi Ulang.
  4. Pengurusan pindah jurusan dapat dikuasakan.

Prosedur Pindah Jurusan:

  1. Mengajukan permohonan pindah jurusan kepada Ketua Prodi yang ditandatangani oleh orang tua/wali dan mahasiswa yang bersangkutan di atas materai Rp. 6000,- dan di serahkan melalui Sekretariat jurusan yang bersangkutan (jurusan awal).
  2. Mahasiswa mengambil surat pengesahan atas surat permohonan yang diajukan di BAAK, yang telah ditandatangani oleh Ketua Prodi semula.
  3. Apabila alih program studi di setujui, selanjutnya surat tersebut di serahkan kepada program studi yang akan dituju melalui BAAK, untuk mendapat persetujuan dari Ketua program studi baru.
  4. Surat yang telah disetujui oleh Ketua prodi semula, di serahkan ke BAAK untuk diproses lebih lanjut.
  5. Mahasiswa akan mendapatkan Kelas serta NIM (Nomor Induk Mahasiswa) yang baru.
  6. Melakukan perwalian di program studi baru.
  7. Melakukan Registrasi Ulang di program studi baru.

Cuti Akademik

Cuti Akademik adalah pembebasan mahasiswa dari kewajiban mengikuti kegiatan akademik selama jangka waktu tertentu. Cuti secara keseluruhan dapat diberikan sebanyak-banyaknya empat semester dan sekurang-sekurangnya satu semester, dengan catatan tidak diambil lebih dari dua semester berturut-turut.

Kategori Cuti Akademik:

  1. Cuti karena pengajuan mahasiswa yang bersangkutan
  2. Cuti karena sanksi DICUTIKAN karena:
    • Keterlambatan atau kelalaian mahasiswa tidak melakukan Registrasi Ulang
    • Tidak mengembalikan formulir Registrasi Ulang (FRS dan KRS) hingga akhir batas waktu.
    • Tidak membayar Biaya Kuliah sesuai jadwal yang telah ditetapkan.

Ketentuan Cuti Akademik:

  1. Telah menginjak semester ke-3 (tingkat II). Tidak berlaku untuk kasus mahasiswa yang DICUTIKAN.
  2. Diajukan sebelum masa pengurusan cuti akademik berakhir.Jika pengajuan cuti setelah masa cuti berakhir (3 Minggu dari awal perkuliahan) maka dikenakan denda administrasi dari biaya cuti akademik.
  3. Izin cuti akademik diberikan untuk satu semester dan dapat diperpanjang berdasarkan permohonan ulang yang diajukan pada saat Registrasi Ulang semester selanjutnya.
  4. Membayar biaya cuti akademik.
  5. Mahasiswa dinyatakan Sah Cuti Akademik jika sudah mendapat Surat Keterangan Cuti Akademik dari BAAK.
  6. Pengurusan cuti akademik dapat diwakilkan

Prosedur Cuti Akademik:

  1. Mengambil formulir permohonan cuti di BAAK
  2. Membayar Biaya cuti melalui Bank yang ditunjuk.
  3. Formulir diisi dengan benar, dan sudah di setujui oleh:
    • Orang tua / wali
    • Ketua Jurusan yang bersangkutan.
  4. Formulir disertai dengan:
    • Fotocopy KHS ( Kartu Hasil Studi) semester sebelumnya.
    • Mendapat rekomendasi dari bagian Keuangan perihal bebas biaya kuliah semester sebelumnya.
    • Fotocopy KTM (Kartu Tanda Mahasiswa).
    • Bukti pembayaran setoran bank (asli) cuti akademik.
  5. Formulir yang sudah lengkap dengan prasyaratnya di serahkan ke staff loket di BAAK, Setelah mendapat persetujuan dari petugas BAAK, formulir di Foto Copy sebanyak 3 lembar dan diserahkan kepada:
    • Lembar 1 untuk BAAK (asli)
    • Lembar 2 untuk Ketua Prodi
    • Lembar 4 untuk Mahasiswa yang bersangkutan.
  6. Mahasiswa memperoleh Surat Keterangan Cuti Akademik
  7. Bagi mahasiswa yang DICUTIKAN karena sangsi keterlambatan Registrasi Ulang atau terlambat mengembalikan formulir Registrasi Ulang beserta persyaratannya sampai dengan batas waktu yang ditentukan, dengan catatan pelaporan cuti akademik sesuai waktu yang telah di tetapkan (3 minggu dari awal perkuliahan). Jika terlambat maka biaya cuti tidak bisa diambil dari biaya kuliah yang telah dibayarkan. (lihat point 2 dalam ketentuan dan syarat cuti akademik). Mahasiswa yang DICUTIKAN harus tetap mengikuti prosedur cuti dan melampirkan bukti pembayaran uang kuliah ASLI (bukti trasnfer bank) pada permohonan cuti dan mengurus penyelesaian pembayaran cuti tersebut ke Bagian Keuangan. Selanjutnya mahasiswa mengikuti prosedur 4 dan 5.
  8. Bagi mahasiswa yang DICUTIKAN karena tidak membayar biaya kuliah sesuai jadwal, dibebaskan dari biaya cuti akademik. Mahasiswa yang DICUTIKAN karena alasan tersebut tetap mengikuti prosedur cuti dengan melampirkan bukti pembayaran uang kuliah ASLI (bukti transfer bank). Selanjutnya mahasiswa mengikuti prosedur 4 dan 5.
  9. Mahasiswa yang tidak mengajukan Cuti Akademik dinyatakan sebagai mahasiswa TIDAK AKTIF. Seluruh pelayanan dan fasilitas akademik tidak berlaku.
  10. Mahasiswa yang telah sah cuti akademik, cuti akademiknya tidak di perhitungkan dalam BATAS STUDI NORMAL.

Sanksi Akademik

Sanksi Akademik diberikan kepada mahasiswa yang melakukan pelanggaran sebagai berikut :

  1. Melanggar tata tertib perkuliahan atau tata tertib ujian.
    • Sanksi:
      • Teguran
      • Peringatan Lisan/Tertulis
      • Dikeluarkan dari ruang kuliah/ujian
  2. Menghasut atau menimbulkan keresahan di lingkungan Kampus.
    • Sanksi:
      • Teguran
      • Peringatan Lisan/Tertulis
      • Pemutusan Studi/dikeluarkan dari Perguruan Tinggi
  3. Mencemarkan nama baik Perguruan Tinggi.
    • Sanksi:
      • Teguran
      • Peringatan Lisan/Tertulis
      • Pemutusan Studi/dikeluarkan dari Perguruan Tinggi
  4. Tidak melakukan Registrasi Ulang dan tidak mengajukan Permohonan Cuti Akademik.
    • Sanksi:
      • Dianggap sebagai mahasiswa Non-Aktif dan tidak diberikan pelayanan akademik dalam semester yang bersangkutan.
  5. Tidak melakukan Registrasi Ulang berturut-turut selama 2(dua) semester.
    • Sanksi: Dinyatakan sebagai mahasiswa Drop Out.
  6. Memalsukan dokumen-dokumen resmi yang dimiliki oleh Perguruan Tinggi.
    • Sanksi: Pemutusan Studi/Dikeluarkan dari Perguruan Tinggi
  7. Memiliki IPK Kurang dari 2.00
    • Sanksi
      • Peringatan Lisan/Tertulis
      • Pemutusan Studi

Pengunduran Diri

Pengunduran diri adalah pengajuan mahasiswa yang karena suatu alasan tertentu tidak bisa lagi melanjutkan studi di STIE IGI Jakarta.

Ketentuan/Pengajuan Pengunduran Diri:

  1. Mahasiswa mengajukan surat pengunduran diri, yang ditujukan kepada Pembimbing Akademik melalui Ketua Prodi dan BAAK.
  2. Tidak mempunyai tunggakan biaya kuliah pada semester sebelumnya agar Transkrip Nilai dan Surat Keterangan Pernah Kuliah dapat diberikan.
  3. Pengurusannya dapat dikuasakan.

Prosedur Pengunduran Diri:

  1. Mengajukan permohonan pengunduran diri kepada Ketua Prodi sepengetahuan Pembimbing Akademik yang ditandatangani oleh orang tua/wali dan mahasiswa yang bersangkutan di atas materai Rp. 6000,- dan di serahkan melalui BAAK.
  2. Mengambil surat pengunduran diri yang sudah di tandatangani oleh Ketua Prodi.
  3. Menyerahkan surat pengunduran diri tersebut ke BAAK dengan dilampiri persyaratan:
    • Fotocopy KHS (Kartu Hasil Studi) semester sebelumnya.
    • Ada rekomendasi dari Kabag. Keuangan mengenai bebas administrasi semester sebelumnya.
    • Surat keterangan bebas pinjam dari perpustakaan.
  4. Diberikan Transkrip Nilai dan Surat Keterangan pernah kuliah di STIE IGI Jakarta.

Aktif Kembali

Yang dimaksud aktif kembali adalah mahasiswa yang akan Aktif Kembali setelah mahasiswa tersebut melakukan cuti akademik, dicutikan atau tidak aktif kuliah pada semester sebelumnya.

Ketentuan Aktif Kembali:

  1. Memiliki Surat Keterangan Cuti Akademik atau Surat Keterangan Tidak Aktif Semester sebelumnya. Jika mahasiswa tidak mempunyai Surat Keterangan yang dimaksud maka wajib melapor terlebih dulu ke BAAK untuk mengurus Surat Keterangan Tidak Aktif (lihat prosedur pengurusan tidak aktif kuliah atau cuti akademik).
  2. Mengajukan surat permohonan aktif kembali, yang ditujukan kepada Ketua Prodi dengan disetujui oleh Wakil Ketua I Bidang Akademik.
  3. Membayar uang kuliah, registrasi ulang & kemahasiswaan.
  4. Membayar denda tidak aktif kuliah.
  5. Pengurusan Aktif kembali tidak dapat diwakilkan.

Prosedur Aktif Kembali:

  1. Membawa Surat Keterangan Cuti Akademik atau Surat Keterangan Tidak Aktif.
  2. Mahasiswa akan mendapatkan blanko pembayaran semester yang akan diikuti dan formulir Registrasi Ulang (FRS dan KRS).
  3. Membayar biaya kuliah dan denda Tidak Aktif kuliah melalui tranfer bank.
  4. Melakukan Regitrasi Ulang (perwalian (KRS), mengisi FRS ).
  5. Menyerahkan formulir Registrasi Ulang beserta persyaratannya ke BAAK. Setelah mendapat pengesahan BAAK, mahasiswa tersebut menjadi mahasiswa aktif kembali.

Tidak Aktif Kuliah

Mahasiswa dinyatakan TIDAK AKTIF kuliah apabila Tanpa Kabar:

  1. Tidak melakukan Registrasi Ulang.
  2. Tidak mengajukan permohonan cuti akademik.
  3. Tidak pernah kuliah

Masa tidak aktif kuliah diperhitungkan dalam penentuan batas waktu studi.

Prosedur Tidak Aktif Kuliah:

  1. Mengabil formulir pengajuan tidak aktif kuliah di BAAK.
  2. Formulir diketahui orang tua/wali.
  3. Formulir disertai dengan:
    • Fotocopy KHS (Kartu Hasil Studi ) semester sebelumnya.
    • Fotocopy bukti pembayaran angsuran semester sebelumnya (bukti tranfer bank)
    • Fotocopy KTM
    • Bukti asli pembayaran tidak aktif kuliah
  4. Formulir yang telah lengkap dengan persyaratannya di serahkan ke petugas loket di BAAK. Setelah mendapat persetujuan dari petugas BAAK, formulir di fotocopy sebanyak 2 lembar dan diserahkan kepada:
    • Lembar 1 untuk BAAK (Asli)
    • Lembar 2 untuk Ketua Prodi
    • Lembar 3 untuk mahasiswa yang bersangkutan
  5. Mahasiswa mendapatkan surat keterangan TIDAK AKTIF KULIAH.
  6. Mahasiswa yang masa tidak aktifnya lebih dari 2 semester, dianggap telah mengundurkan diri dari STIE IGI Jakarta. Jika mahasiswa tersebut akan aktif kembali maka kepada mahasiswa tersebut diberlakukan ketentuan sebagai Mahasiswa Baru pada tahun akademik berjalan.

Beasiswa


Ada banyak beasiswa untuk mahasiswa terpilih yang diselenggarakan oleh pemerintah maupun swasta.

× WA/SMS/CALL Powered by QuadLayers